Siang tadi, dua oranG baik memperhatikanku, kurang lebih 3 meter dihadapanku mereka memberi syarat padaku yang kurang lebih intinya "Pulang aja sana ! kamu pucet loh !" mereka memelankan suara karna kami sedang berada di forum yang agak resmi dengan tersenyum aku bergegas mengambil sesuatu di dalam tas kesayanganku, tadaa.. kupamerkan Lipstk wardah yang sejujurnya warnanya agak norak, oren , atau merah bata, tidak penting intinya, aku tampak pucat karna lupa memakai lipstik, segera ku coret bibirku dengan kuas lipstik, tada, kupamerkan bibirku yang sudah menyala kepada mereka. mereka menggeleng hah ? aku bertanya sebab tidak mengerti "matamu gak bisa bohong ! pulang sana ! istirahat!" lagi2 mereka bicara tanpa suara lekas kubuka kamera depan dari ponsel untuk melihat apa yang terjadi, "lah iya." aku hanya berkedip kedip dan tersenyum pahit. Ingin segera pulang tapi sepertinya aku butuh sekitar satu jam lagi untuk tetap berada di tempat ini ah, lipstik...
Sebuah puisi untuk hari puisi se Dunia Sempat langkahku terbata-bata Menyeretnya satu persatu biar sampai kepada tujuanku Mengeja satu demi satu langkah kmemastikannya tepat di jalan yang selamat Awalnya aku yakin awalnya aku percaya sangat Tiada terbesit satu saja untuk mundur Membalik dan kembali Bersimpuh terjatuh Lama Lama sekali Melihat akhir yang tiada kunjung saja jelasnya Aku masih meraba Jalananku yang kukira akan segera purna Harapanku yang rasanya akan segera tiba Aku masih berdiri disini Duhai Penguasa Jagad Raya Berharap aku tak sekedar berpasrah kepada takdirMu Lihaltah aku telah berlari sejauh ini Dengan sepenuh lelah dan bimbangku Tuhan Aku sudah tertatih Merangkak sepanjang jalanan yang tidak kunjung aku mengerti Untuk menjemput takdir terbaikMu yang terceritakan di Kitab Suci Aku telah mengenal peluh di ujung senjaku Ternyata akhir derita tidak kunjung purna Bila Masih harus kutapaki lagi biar usai Kukucur...